SAMSAT JUDES (JUJUG DESA)

Selasa, 15 Agustus 2017 - 16:55 WIB
Pelayanan Petugas Samsat menuju ke desa-desa di Jombang

Berdasarkan data perkembangan obyek kendaraan bermotor sampai dengan 31 Desember 2015 di Kantor Bersama Samsat Jombang sebanyak 530.491 obyek, dengan tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak sebesar 87% dari jumlah obyek yang ada, 13% merupakan jumlah obyek yang tidak melakukan pengesahan/ Registrasi / membayar pajak Kendaraan Bermotor. 
Memperhatikan analisa di atas maka identifikasi persoalan adalah sebagai berikut :
1. Luas wilayah Jombang 1.159,50 Km2, belum semuanya tersentuh kantor pelayanan dengan jarak tempuh kurang lebih 70 km (kecamatan Ngusikan - Wilayah bagian Utara Jombang) sehingga ada rasa keengganan masyarakat untuk membayar pajak dengan alasan jarak tempuh yang jauh;
2. Masyarakat di wilayah Jombang sebagian besar bermata pencaharian sebagai karyawan, petani dan berdagang, sehingga memiliki waktu luang yang terbatas untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor akhirnya masyarakat menjadi enggan untuk membayar;
3. Data obyek sampai dengan bulan 31 Desember 2015 sebesar 530.491 obyek
Berdasarkan uraian tersebut di atas, menjadi tantangan, dorongan dan semangat dalam melakukan pengembangan layanan (inovasi kreasi) oleh Kantor Bersama Samsat Jombang untuk menciptakan suatu pelayanan sesuai dengan harapan masyarakat, khususnya untuk wilayah pedesaan yang jauh dari tempat layanan Samsat yang notabenenya berada di kecamatan-kecamatan Jombang.

Dalam pelaksanaan Layanan Samsat Jujug Desa menggunakan Sepeda Motor secara realita tidak dapat serta merta berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan dari 3 (tiga) instansi, banyak sekali faktor penghambat dalam pelaksanaan di lapangan baik dari faktor internal maupun dari faktor ekternal. Namun hal ini merupakan tantangan tersendiri bagi Kantor Bersama Samsat untuk terus berkomitmen meningkatkan mutu Layanan Samsat Unggulan. Selain strategi di atas, Kantor Bersama Samsat Jombang melakukan Strategi proses pengorganisasian, antara lain
a. Penyederhanaan Persyaratan Pelayanan
Melaksanakan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor, persyaratan pengesahan STNK tiap tahun, Wajib Pajak cukup membawa STNK dan identitas Jati diri tanpa harus difoto copy
b. Peningkatan Mekanisme dan Prosedur Pelayanan
Mekanisme Pelayanan Pembayaran Pajak, SWDKLLJ dan pengesahan STNK pada Layanan Samsat Unggulan ini sama dengan layanan di kantor Samsat induk, namun pada Layanan ini hanya pada pembayaran Pajak atau pengesahan tahunan, sedangkan prosedur pelayanan pada layanan ini hanya terdiri dari 2 (dua) loket yaitu loket pendaftaran dan loket pembayaran;
c. Lokasi pelayanan, Sangat Menjangkau Masyarakat
Lokasi pelayanan juga menjadi hal yang sangat menentukan dalam keberhasilan pelayanan. Lokasi-lokasi pelayanan ini sudah disurvey dan dikaji terlebih dahulu sebelum ditetapkan sebagai Layanan Samsat Jujug Desa. Hasil survey dengan mempertimbangkan jumlah obyek (kepadatan penduduk), tingkat keramaian (tidak berada di kawasan yang sepi), tempatnya dapat menjangkau Wajib Pajak yang tempat tinggalnya berada di daerah-daerah yang jauh dari Kantor Samsat Induk (jarak Jangkauan).

Dengan adanya Inovasi SAMSAT JUDES tingkat kepatuhan pembayaran pajak di daerah yang tidak terjangkau oleh Layanan Unggulan Seperti SAMSAT KELILING dan PAYMENT POINT menunjukkan peningkatan dan masyarakat di daerah pedesaan sangat terbantu dengan ada Layanan Inovasi ini dikarenakan masyarakat dapat melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor secara langsung kepada petugas yang melakukan pelayanan jujug desa sesuai dengan jadwal yang telah diketahui oleh masyarakat melalui sosialisasi pada Perangkat Desa di Kabupaten Jombang.


Informasi Selengkapnya: Download PDF
Personal Kontak : NURBAITI ISNAINI SE, M.Ak
Telepon : (031)5947953
Instansi : Dinas Pendapatan Provinsi Jawa Timur



Komentar:
Tidak ada komentar.
Didukung oleh