Kelola Sampah Hasilkan Berkah

Minggu, 12 Juni 2016 - 12:59 WIB
Siswa-siswi di Bojonegoro belajar langsung teknik 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di TPA Banjarsari. ©DKP Kabupaten Bojonegoro

Kabupaten Bojonegoro saat ini dikenal sebagai salah satu penghasil minyak di Indonesia. Selain penghasil minyak, Bojonegoro juga dikenal sebagai lumbung pangan nasional. Seiring dengan peningkatan taraf ekonomi warga Bojonegoro, terjadi pula perubahan gaya dan pola hidup. Hal ini dapat dilihat dari pembangunan fasilitas-fasilitas penunjang perekonomian. Seperti, pembangunan pasar modern, pasar tradisional maupun swalayan yang jumlahnya tidak dapat diprediksi secara pasti. Namun yang pasti, perubahan tersebut berdampak pada meningkatknya volume sampah di Bojonegoro.

Penanganan residu/persampahan dari kegiatan yang bersifat produktif maupun konsumtif masyarakat untuk saat ini belum dapat ditangani secara maksimal. Ini karena tempat pengolahan atau pembuangan akhir sampah di Kabupaten Bojonegoro baru 1 (satu) tempat yaitu di TPA Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro.

Kabupaten Bojonegoro lokasinya relatif terbatas dan jauh, sehingga untuk menampung sampah dari seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro tidak memungkinkan. Oleh karena itu sangat banyak sampah yang belum tertangani secara baik dan benar di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Apabila tidak tertangani secara dini, dampaknya akan lebih sistemik, seperti polusi lingkungan hidup, kesehatan dan lain-lain. Adapun langkah - langkah yang telah dan akan dilaksanakan oleh DKP Kabupaten Bojonegoro dalam menangani permasalahan persampahan antara lain :

  1. Membangun TPA dengan menggunakan System Sanitary Landfill
  2. Mengembangkan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu 3R untuk mengatasi sampah dengan skala komunal
  3. Mengembangkan pengelolaan Sampah 3R (Reduce, Reuse, Recylce) berbasis masyarakat untuk mengurangi jumlah timbulan sampah langsung dari sumbernya

Ketiga strategi tersebut telah dilakukan secara beriringan oleh DKP Kabupaten Bojonegoro dengan program atau kegiatan yang mendukung strategi penanganan persampahan yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Selain itu juga didukung dengan berbagai Inovasi-inovasi yang dilakukan oleh DKP Kabupaten Bojonegoro guna mempercepat proses pengelolaan sampah yang sesuai dengan amanat Undang - Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. 

Sumber: disarikan dari Top 99 Inovasi Pelayanan Publik SINOVIK 2016-KemenPANRB


Informasi Selengkapnya: Download PDF
Kategori: Lingkungan Hidup
Personal Kontak : Dra. Nurul Azizah, MM
Instansi : DKP Kabupaten Bojonegoro



Komentar:
img

Firda hidayati

02/02/2017 - 11:02

Sejauh mana keterlibatan DKP, masyarakat dan bisnis dalam program ini?. Apakah hasil produk sudh memiliki pambeli partai besar (bisnis) atau hanya dibeli secara eceran. Bgm bentuk keterlibatan DKP dlm membentuk mitra dg klpk masyarakat, dan bisnis, contoh: training, pelatihan, jaringan pembeli, proses produksi masal, dll


Didukung oleh
NEWSLETTER

Daftarkan alamat email Anda di sini untuk mendapatkan berita terbaru dari Direktori JIPPJATIM