Daftar Usulan Inovasi Dari Peserta Diklat Manajemen Pelayanan Publik

Rabu, 09 Agustus 2017 - 14:01 WIB
Peserta diklat yang berasal dari berbagai OPD di lingkungan Pemprov Jatim

Daftar Usulan Inovasi Dari Peserta Diklat Manajemen Pelayanan Publik yang Diselenggarakan oleh Badan Diklat Provinsi Jawa Timur 2017

Dua Terbaik adalah yang bertanda hijau

Jumat, 18.59

Judul Inovasi:

Kopit

Kontak Person :

081331354054 dinas koperasi dan ukm prov. Jatim

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

Koperasi berbasis IT

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

Untuk meningkatkan pelayanan terhadap anggota koperasi, untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya

 

Sabtu, 10.05

Judul Inovasi:

"Silat Jatim Bersatu" Sistem Pelayanan Terminal Jatim Bersih Aman nyaman tertib teratur dan mudah

Kontak Person :

Hary Murcahyo - Dinas Perhubungan Provinsi Jatim

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

Terminal bersih aman dan nyaman Penumpang senang selamat sampai tujuan.

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

Terminal adalah tempat naik dan turun penumpang serta pergantian antar moda,Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur berupaya mewujudkan pelayanan terbaik di terminal tipe B,adapun pelayanan di terminal yang diwujudkan adalah : 1. Menyiapkan petugas cleaning service membersihkan fasilitas umum secara rutin dan berkala 2. Menempatkan petugas TNI dan Polri melaksanakan tugas pengamanan di terminal 3. Membuat ruang tunggu penumpang,ruang Laktasi dan ruang crew bus yang representatif 4. Melaksanakan kegiatan pemeriksaan,pengecekan laik jalan bus secara rutin 5. Menyediakan papan informasi elektronik yang berisi : Jadwal kedatangan bus,Harga tiket setiap jurusan 6. Pembuatan e-ticket yang memudahkan penumpang mendapatkan tiket bus sesuai dengan harga.

 

Minggu, 09.19

Judul Inovasi:

Kesepakatan Rujukan Terintegrasi Tuberkulosis (KRING TB)

Kontak Person :

RSU Mohammad Noer Pamekasan, email : rsumohammadnoer.jatimprof@gmail.com

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

Turunkan Angka Droup Out Pederita TBC

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

RSU Mohammad Noer Pamekasan mengadakan kerjasama dengan fasilitas kesehatan diseluruh wilayah kerja, agar bisa memantau perkembangan terapi penderita TBC melalui telpon

 

Minggu, 09;56

Judul Inovasi:

Mas Kerman

Kontak Person :

081217944999

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

Kerman

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

Membekali pencari kerja dengan pelatihan ketrampilan menunjang usaha mandiri, untuk memenuhi kebutuhan hidup bisa dilakukan dengan penciptakan lapangan kerja sendiri.

 

Minggu, 22:47

Judul Inovasi:

INUL CAMAT

Kontak Person :

Any Tamami. K (Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Prov. Jatim) No. HP. 081332931656

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

Inovasi Unggulan Laboratorium Cepat, Mudah, Akurat

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

Memberikan kemudahan kepada Pengguna Air Tanah baik perorangan maupun perusahaan dalam memenuhi salah satu persyaratan pengurusan SIPA (Surat Ijin Pengusahaan Air Tanah), salah satunya Laporan hasil analisa laboratorium sesuai Permenkes RI no.416 thn/Men.Kes/PER/IX/1990. Dengan mengirimkan sampel air ke UPT Laboratorium Uji Kualitas Air dan Mineral, maka copy Bukti Permohonan Pengujian sampel tersebut bisa dilampirkan dalam berkas kelengkapan persyaratan SIPA. Salinan Laporan hasilnya nanti diserahkan ke Dinas ESDM Bidang Air Tanah selaku pemroses SIPA, sedangkan Laporan hasilnya yang asli diserahkan kepada pemohon sehingga pengguna air tanah tidak perlu mondar mandir karena praktis, cepat namun tetap mendapatkan hasil Uji Laboratorium yang akurat.

 

Minggu, 23:24

Judul Inovasi:

MUSGOBLIK..... Museum Go Publik

Kontak Person :

SADARI,S.Sn (Hp.08121659420)

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

Museum masa depan mengutamakan pelayanan masyarakat yang tertip,lancar dan memberikan kepuasan pengunjung dengan menggandeng pihak luar(Komunitas Pecinta Museum)

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

Memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan standart pelayanan yang telah ditetapkan dengan memanfaatkan SDM yang ada

1. Apa latar belakang masalah yang ingin dipecahkan dari inovasi ini? :

Merubah anggapan masyarakat bahwa pergi ke meseum hanya bisa meihat benda kuno saja,tidak menarik dan tidak memberikan nilai yang berarti.Museum hanya untuk anak-anak sekolah saja.

2. Sebelum ada inovasi, bagaimana upaya untuk menyelesaikan masalah di atas? :

Menjalankan tugas-tugas rutinitas sesuai program yang sudah direncanakan berdasarkan tugas pokok fungsi museum yang telah ditetapkan oleh organisasi kelembagaan

3. Bagaimana inovasi ini memecahkan masalah? :

Membuat kegiatan-kegiatan baru yang terkait dengan permuseuman dengan melibatkan masyarakat dalam hal ini masyarakat pecinta museum dan pecinta budaya pada umumnya.misalnya,pameran seni,lomba seni,pentas seni dll.

4. Pada aspek apa pendekatan baru tersebut dianggap inovatif (input, proses, output atau outcome)? :

INPUT: Menggandeng pihak luar PROSES: MOU kontrak kerja OUTPUT: Agenda kegiatan OUTCAME: Museum ramai pengunjung atau jumlah pengunjung museum bertambah

5. Bagaimana implementasi dari inovasi ini? :

Mendata komunitas pecinta museum yang ada ,selanjutnya membuka jaringan komunikasi dan saling koodinasi satu sama lain terkait dengan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan serta penjadwalannya.

6. Siapa saja pemangku kepentingan yang turut serta dalam pelaksanaan inovasi dan apa peran masing-masing? :

Dalam rangka inovasi ini untuk dapat dilaksanakan maka ada beberapa pihak yang terlibat dalam mewujudkannya diantaranya adalah para seniman,budayawan,sejarawan,pengrajin seni,pelajar dan mahasiswa serta masyarakat pecinta museum.

7. Apa saja sumberdaya yang digunakan untuk inovasi ini dan bagaimana cara memobilisasinya? :

Sumberdaya yang digunakan dalam kegiatan inovasi ini selain SDM yang peduli dan profesional pada bidangnya pastinya adalah dukungan anggaran sangat diperlukan.Sarana tempat dan ruang yang cukup memadai serta alat sarana dan prasarana penunjang kegiatan.

8. Apa perbaikan paling sukses yang dihasilkan dari inovasi? :

Peningkatan jumlah pengunjung dan indeks kepuasan pengunjung

9. Mekanisme apa yang Anda gunakan untuk memantau dan mengevaluasi inovasi? :

Penghitungan jumlah kunjungan baik pengunjung yang membeli tiket maupun yang tidak.disamping pula kita buat sample Angket quisener kepuasan pengunjung dengan adanya tambahan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan selain hanya melihat koleksi diruang pameran saja.

10. Apa kendala utama yang dihadapi selama pelaksanaan dan bagaimana mengatasinya? :

Kesadaran SDM dalam bekerja kadang kurang maksimal karena belum ada motivasi sebagai semangat kerja.

11. Apa saja yang dirasakan masyarakat setelah ada inovasi? :

Dengan inovasi museum keliling,museum masuk sekolah, pameran seni ,kita datangkan grup-grup kesenian dari luar daerah bisa pentas di museum membuat keberadaan museum jadi diketahui oleh masyarakat lebih jauh.Sehingga pengunjung museum tidak hanya masyarakat sidoarjo dan surabaya saja yang datang ke museum

12. Apakah inovasi dapat direplikasi di daerah/lembaga lain? :

Inovasi ini dapat dicontoh oleh museum-museum daerah kab/kota bahkan provinsi lain

13. Apa yang Anda pelajari dari proses? :

Mencoba dan mengaplikasikan supaya tahu hasilnya ,keberhasilan pastinya akan memberikan manfaat dan nilai tambah dari apa yang sudah pernah dilakukan

14. Apa saja yang menjadi kunci sukses dari inovasi ini? :

Kerja sepenuh hati,kerjasama dengan pihak terkait dan selalu ada koordinasi dan komunikasi serta membina tim kerja yang baik dalam melaksanakan inovasi yang telah disepakati .

 

Senin, 00:02

Judul Inovasi:

Laboratorium Lingkungan " Cak & Ning" / Laboratorium Lingkungan " Ferari "

Kontak Person :

VITA SIRVIA PISCAWATI, S.Si (UPT LABORATORIUM LINGKUNGAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP PROVINSI JAWA TIMUR)

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

LABORATORIUM LINGKUNGAN CEPAT, AKURAT DAN INOVATIF TERINTEGRASI / LABORATORIUM LINGKUNGAN FILTER PENDETEKSI PENCEMARAN LINGKUNGAN

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

1. Perusahaan/Industri/Badan Usaha/BUMD/BUMN/Swasta yang berpotensi mencemari lingkungan baik air, udara maupun ekosistem disekitarnya 2. Masyarakat disekitar Perusahaan/Badan Usaha/BUMD/BUMN/Swasta atau masyarakat umum lainnya

1. Apa latar belakang masalah yang ingin dipecahkan dari inovasi ini? :

Krisis multidimensional berkepanjangan yang melanda Indonesia banyak berdampak bagi kehidupan bangsa Indonesia. Tetapi dilihat dari sisi positifnya harus dianggap ada berkah yang tersembunyi bagi upaya meningkatan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Karena keberadaan krisis tersebut, memunculkan tuntutan reformasi total dalam penataan sistem pelayanan laboratorium lingkungan yang menuntut adanya: kebertanggung-jawaban akuntabilitas, kejelasan (transparansi), ketepat-gunaan (efektivitas) dan keberhasil-gunaannya (efisiensi). Langkah nyata terwujud dengan adanya penataan organisasi pelayanan laboratorium lingkungan seperti pada Dinas Lingkungan Hidup Daerah. Reformasi keuangan negara mengamanatkan pergeseran sistem penganggaran dari tradisional menjadi pengganggaran berbasis kinerja, agar penggunaan dana pemerintah menjadi berorientasi pada output. Perubahan ini sangat penting karena kebutuhan dana yang makin tinggi tetapi sumber daya pemerintah terbatas. Penganggaran ini dilaksanakan oleh pemerintahan modern di berbagai negara. Mewirausahakan pemerintah (enterprising the government) adalah paradigma untuk mendorong peningkatan pelayanan oleh pemerintah. Pelayanan publik dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 25Tahun 2009 tentang Keuangan Negara, sedangkan KemenPANRB No. 63 tahun 2013 mengatur tentang pedoman umum penyelengaraan pelayanan publik, menuntut agar terwujudnya efisiensi pelayanan publik terutama pelayanan perijinan mendirikan usaha/kegiatan yang menimbulkan dampak pencemaran air dan udara baik langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat sekitar. Oleh karena itu diperlukan laboratorium lingkungan yang mampu menganalisa dampak lingkungan secara cepat, akurat, inovatif dan terintegrasi.

2. Sebelum ada inovasi, bagaimana upaya untuk menyelesaikan masalah di atas? :

Laboratorium lingkungan yang selama ini hanya menganalisa sampel dari Perusahaan/Industri/Badan Usaha/BUMD/BUMN/Swasta yang berpotensi mencemari lingkungan baik air, udara maupun ekosistem disekitarnya dalam waktu yang cukup lama sekitar 12 hari kerja dan belum terintegrasi dengan pelayanan perijinan AMDAL, UKL-UPL, Pengawasan dan pengendalian pencemaran likungan, penegakan hukum lingkungan, pengaduan masyarakat terhadap pencemaran lingkungan, serta belum adanya Deteksi pencemaran lingkungan di setiap titik/Spot potensi pencemaran pada perusahaan/industri/Badan Usaha/BUMD/BUMN/Swasta yang berpotensi mencemari lingkungan baik air, udara maupun ekosistem disekitarnya berupa FILTER PENDETEKSI PENCEMARAN LINGKUNGAN (FERARI).

3. Bagaimana inovasi ini memecahkan masalah? :

Melalui LABORATORIUM LINGKUNGAN CAK & NING. Laboratorium lingkungan yang selama ini hanya menganalisa sampel dari Perusahaan/Industri/Badan Usaha/BUMD/BUMN/Swasta yang berpotensi mencemari lingkungan baik air, udara maupun ekosistem disekitarnya dalam waktu yang cepat sekitar 7 hari kerja dan sudah terintegrasi dengan pelayanan perijinan AMDAL, UKL-UPL, Pengawasan dan pengendalian pencemaran lingkungan, penegakan hukum lingkungan, pengaduan masyarakat terhadap pencemaran lingkungan yang terkoneksi dalam aplikasi LABORATORIUM, PERIJINAN, PENGAWASAN, PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN DAN PENGADUAN MASYARAKAT, serta adanya Deteksi pencemaran lingkungan di setiap titik/Spot potensi pencemaran pada perusahaan/industri/Badan Usaha/BUMD/BUMN/Swasta yang berpotensi mencemari lingkungan baik air, udara maupun ekosistem disekitarnya berupa FILTER PENDETEKSI PENCEMARAN LINGKUNGAN (FERARI). Dengan dipasangnya FERARI maka akan cepat mendeteksi pencemaran lingkungan, lalu dianalisa dan evaluasi perijinannya dengan terkoneksi dengan UKL UPL/AMDAL dan hukum lingkungan.

4. Pada aspek apa pendekatan baru tersebut dianggap inovatif (input, proses, output atau outcome)? :

inovasi ini baru dan belum dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik lainnya di daerah lain. Inovasi ini melibatkan kelompok internal, eksternal maupun masyarakat umum. Kelompok Internal antara lain UPT Laboratorium lingkungan, Bidang perijinan AMDAL, UKL-UPL, Pengawasan dan pengendalian pencemaran lingkungan baik air maupun udara, penegakan hukum lingkungan, pengaduan masyarakat terhadap pencemaran lingkungan, kelompok eksternal adalah pihak Perusahaan/Industri/Badan Usaha/BUMD/BUMN/Swasta, Dinas Kebersihan, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian, dan dan masyarakat, LSM, Mahasiswa, pihak kepolisian. iNPUT : ANGGARAN DANA APBD, APBN KL, PROSES: RAPAT DAN PENGADAAN ALAT, PENYUSUNAN SOP, SP, OUTPUT: Pengaduan masyarakat terhadap pencemaran berkurang atau "ZERO COMPLAINT" OUTCOME : Masyarakat sehat dan bahagia terbebas dari pencemaran

5. Bagaimana implementasi dari inovasi ini? :

1. Pengadaan alat laboratorium analisa sampel secara otomatis misalnya spektrometer, BOD COD analizer yang mampu menghasilkan data dalam waktu kurang dari 5 hari 2. Pengadaan FILTER PENDETEKSI PENCEMARAN LINGKUNGAN (FERARI). 2. Membuat SOP, Standar Pelayanan dan alur pelayanan secara aplikatif dan efektif (7 hari kerja hasil sudah ada) 3. Membuat aplikasi yang terintegrasi dan terkoneksi satu sama lain dalam database baik data primer, sekunder maupun regulasi dan kebijakan dalam melayani pengaduan masyarakat 4. Penanganan pengaduan masyarakat secara cepat, akurat, inovatif dan terintegrasi Kronologi: Sampel uji dari Perusahaan/Industri/Badan Usaha/BUMD/BUMN/Swasta baik dikirim maupun hasil pengaduan dianalisa di UPT LABORATORIUM LINGKUNGAN dalam jangka waktu 7 hari kerja setelah hasil analisa keluar dengan rekomendasi memenuhi atau tidak memenuhi baku mutu dalam mencemari lingkungan maka dicek dalam database dengan profil dan perijinan perusahaan tersebut dan dikeluarkan rekomendasi perijinan dicabut atau adendum sesuai dengan pengaduan masyarakat. Lalu dilakukan penanganan atas pencemaran tersebut dengan pihak eksternal dan kepolisian. Sehingga tercapai " ZERO COMLAINT"

6. Siapa saja pemangku kepentingan yang turut serta dalam pelaksanaan inovasi dan apa peran masing-masing? :

GUBERNUR, WAKIL GUBERNUR, SEKRETARIS DAERAH, PNS DAN PTT DINAS LINGKUNGAN HIDUP PROVINSI JAWA TIMUR, PNS DAN PTT UPT LABORATORIUM LINGKUNGAN, PERUSAHAAN/BADAN USAHA/SWASTA PROVINSI JAWA TIMUR DAN MASYARAKAT

7. Apa saja sumberdaya yang digunakan untuk inovasi ini dan bagaimana cara memobilisasinya? :

1. PNS DAN PTT yang memiliki komitmen dan profesionalisme yang dituangkan dalam SOP dan SP 2. ANGGARAN APBD Provinsi Jawa Timur dan APBN Kementerian/KL 3. IT Aplikasi terintegrasi dan terkoneksi antara pihak internal, eksternal dan masyarakat 4. Teknologi FILTER PENDETEKSI PENCEMARAN LINGKUNGAN (FERARI) STRATEGI AGAR BERKELANJUTAN: 1. Inovasi ini dapat dan mampu diterapkan di UPT UPT atau instansi lingkungan hidup di daerah kab/kota 2. Inovasi FERARI murah dan terjangkau untuk dimiliki oleh perusahaan 3. PNS dan PTT yang berkomitmen dalam inovasi ini mampu memberikan pelatihan atau pengajaran pada UPT atau instansi maupun perusahaan di kabupaten kota secara rutin setiap tahun di setiap kab kota di provinsi jawa timur 4. GERAKAN JEMPUT BOLA ARTINYA MENDATA DAN MENDATANGI SETIAP PERUSAHAAN/BADAN USAHA/ SWASTA agar memiliki ijin AMDAL, UKL UPL dan berkomitmen melaksanakan untuk memberdayakan masyarakats sekitar agar pengaduan terhadap pencemaran lingungan dapat berkurang dan "ZERO COMPLAINT "

8. Apa perbaikan paling sukses yang dihasilkan dari inovasi? :

1. PERBAIKAN SOP DAN STANDAR PELAYANAN (SP) YANG EFISIEN DARI 12 HARI KERJA MENJADI 7 HARI KERJA DENGAN REKOMENDASI DAN PENANGANAN MASYARAKAT YANG TERINTEGRASI 2. PERBAIKAN PENDETEKSI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI SETIAP TITIK ATAU SPOT PERUSAHAAN/BADAN USAHA/SWASTA DI PROVINSI JAWA TIMUR SEBELUMNYA TIDAK ADAN MENJADI ADA 3. PERBAIKAN PENANGANAN PENGADUAN MASAYARAKAT TERHADAP PENCEMARAN LINGKUNGAN DENGAN PIHAK KEOLISIAN DAN PIHAK EKSTERNAL MENJADI CEPAT

9. Mekanisme apa yang Anda gunakan untuk memantau dan mengevaluasi inovasi? :

1. MONEV TERHADAP DETEKTOR " FERARI" SETIAP BULAN DAN TERINTEGRASI DALAM APLIKASI DATABASE AMDAL, UKL UPL, PENGAWASAN DAN PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN SERTA PENGADUAN MASYARAKAT 2. MONEV PENANGANAN PENGADUAN MASYARAKAT YANG SIGAP, CEPAT, AKURAT DAN TERINTEGRASI 3. PENGADUAN MASYARAKAT SEBELUM DILAKUKAN INOVASI SEBANYAK 10-20 PENGADUAN PER TAHUN SEDANGKAN SETELAH DILAKUKAN INOVASI INI PENGADUAN MASYARAKAT MENURUN HANYA 5 PENGADUAN PER TAHUN DIHARAPKAN TERCAPAI " ZERO COMLAINT "

10. Apa kendala utama yang dihadapi selama pelaksanaan dan bagaimana mengatasinya? :

1. APBD YANG TIDAK MEMADAI 2. MUTASI PEGAWAI

11. Apa saja yang dirasakan masyarakat setelah ada inovasi? :

1. IKM MASYARAKAT MENJADI MENINGKAT DARI 75, MENJADI 80 (PUAS MENJADI SANGAT PUAS) 2. MASYARAKAT MENJADI AMAN, NYAMAN DAN SEHAT WALAUPUN BERADA DISEKITAR LOKASI INDUSTRI AKIBAT PENCEMARAN BISA DICEGAH SEJAK DINI MELALUI FERARI DETEKTOR

12. Apakah inovasi dapat direplikasi di daerah/lembaga lain? :

DAPAT DIREPLIKASI, KARENA MUDAH, MURAH, DAN MAMPU DILAKUKAN DI DAERAH. SYARATNYA HARUS KOMITMEN TINGGI, ANGGARAN MENCUKUPI, DAN PENGAWASAN DILAKUKAN SECARA KONTINU

13. Apa yang Anda pelajari dari proses? :

MUDAH DILAKUKAN, KESULITAN YANG DIHADAPI BISA DIATASI DENGAN KOMITMEN DAN DUKUNGAN DARI GUBERNUR PROVINSI SULAWESI BARAT SECARA KOMPREHENSIF. PELAJARAN YANG DAPAT DIAMBIL BAHWA KITA HARUS MEMBERIKAN MANFAAT BAGI MASYARAKAT LUAS DENGAN MEMBERIKAN KENYAMANAN DALAM MENJALANI HIDUP AGAR KITA MENDAPAT KEBAIKAN DAN SURGA ALLAH

14. Apa saja yang menjadi kunci sukses dari inovasi ini? :

1. NIAT DAN KOMITMEN YANG TINGGI SERTA BERBUAT KEBAIKAN KEPADA ORANG LAIN AGAR TEMPAT TERAKHIR KITA ADALAH SURGA ALLAH

URL Youtube :

http://pusdaling.jatimprov.go.id/

 

Senin, 05:46

Judul Inovasi:

LEK JUKI

Kontak Person :

0318294692

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

Layanan Elektonik Jemput Uji Kirim.

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

Memberi layanan kepada Unit Pengolah Ikan untuk mengambil sample kemudian mengujinya dan setelah selesai diuji hasilnya langsung dikirim by email.

 

Senin, 07:29

Judul Inovasi:

FORMALIN

Kontak Person :

dr Dwi Kristiani. Khusnul Khotimah, SST. RSU Haji Surabaya

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

Farmasi Online Rumah Sakit Indah

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

1. Etiket obat tidak ditulis manual 2. Etiket obat bisa terbaca dengan baik 3. Waktu tunggu farmasi lebih pendek 4. Penunggu tidak berjubel.

 

Senin, 07:44

Judul Inovasi:

Aisal (Aku Ingin Seperti Anak Lainnya)

Kontak Person :

Dewi ma'rifah (dinas sosial provinsi jatim) 081231192454

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

Aku ingin seperti anak lainnya

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

1. Semua anak ingin memiliki orang tua, namun banyak anak yg ditelantarkan. 2. Suami istri yg blm punya anak tentunya ingin punya anak. 3. Pasutri bisa mengadopsi dalam waktu pendek. 4. Kelengkapan adm mudah, namun berisiko terhadap kelanjutan bagi anak dimasa depannya, sedangkan kalo waktunya panjang maka jaminan kesehatan anak lebih jelas.

1. Apa latar belakang masalah yang ingin dipecahkan dari inovasi ini? :

Banyak anak yang ditelantarkan krn tidak diinginkan oleh orang tuanya diantaranya dibuang di dalam tas kresek, di jamban dan krn tidak mampu utk membesarkan serta orang tuanya mengalami psikotik berat.

2. Sebelum ada inovasi, bagaimana upaya untuk menyelesaikan masalah di atas? :

Pasutri mengadop waktunya panjang dan tidak tau risiko dimasa depannya.

 

Senin, 08:06

Judul Inovasi:

BANGJALI

Kontak Person :

Sri Suci Rahayu ( Balitbang Provinsi Jawa Timur )

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

Bank Jaringan Informasi Hasil Penelitian

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

Data informasi mudah diakses oleh masyarakat luas. Penerima manfaat mahasiswa , calon peneliti, tenaga fungsional baik teknis maupun non teknis.

1. Apa latar belakang masalah yang ingin dipecahkan dari inovasi ini? :

Berdasarkan UU nomor 25 Tahun 2009 dan Kemenpan RB nomor 63 Tahun 2012 mengenai Penyelenggaraan Pelayanan Publik diperlukan inovasi dalam penyediaan data informasi yang mudah diakses berupa BANGJALI ( Bank Data Informadi Hasil Penelitian )

2. Sebelum ada inovasi, bagaimana upaya untuk menyelesaikan masalah di atas? :

Data informasi sulit didapat dan diakses

3. Bagaimana inovasi ini memecahkan masalah? :

BANGJALI menggunakan aplikasi data base yang selalu terupdate oleh setiap OPD

4. Pada aspek apa pendekatan baru tersebut dianggap inovatif (input, proses, output atau outcome)? :

Input : anggaran dana Proses rapat koordinasi semua OPD Output : Data informasi terbaru setiap OPD Outcome : Data informasi mudah diakses

5. Bagaimana implementasi dari inovasi ini? :

1. Membuat aplikasi data base yang. dapat diinput se waktu waktu oleh OPD 2. Melakukan pengawasan terhadap setiap OPD

6. Siapa saja pemangku kepentingan yang turut serta dalam pelaksanaan inovasi dan apa peran masing-masing? :

Gubernur, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, Kepala Balitbang, Kepala OPD Provinsi Jawa Timur, masyarakat

7. Apa saja sumberdaya yang digunakan untuk inovasi ini dan bagaimana cara memobilisasinya? :

PNS, Ptt Balitbang, Anggaran APBD, Aplikasi data base BANGJALI

8. Apa perbaikan paling sukses yang dihasilkan dari inovasi? :

1. Data Informasi mudah didapat 2. Dara Informasi mudah diakses 3. Memicu para calon peneliti untuk menghasilkan karya penelitian yang baru

9. Mekanisme apa yang Anda gunakan untuk memantau dan mengevaluasi inovasi? :

Melakukan updating data per triwulan

10. Apa kendala utama yang dihadapi selama pelaksanaan dan bagaimana mengatasinya? :

Anggaran dana msh minim SOP perlu dibuat

11. Apa saja yang dirasakan masyarakat setelah ada inovasi? :

1. Masyarakat mudah mengakses data dimanapun dan kapanpun 2. Peneliti semakin banyak

12. Apakah inovasi dapat direplikasi di daerah/lembaga lain? :

Dapat karena mudah direplikasi oleh setiap OPD di Kabupaten Kota

13. Apa yang Anda pelajari dari proses? :

Mudah, karena memberikan manfaat bagi orang lain.

14. Apa saja yang menjadi kunci sukses dari inovasi ini? :

Komitmen yang tinggi pergub yang mengatur pengelolaan data base hasil penelitian Provinsi Jawa Timur

 

Senin, 10:04

Judul Inovasi:

PAHE LAWAS

Kontak Person :

Meidina Wulandari (RSUD Dr.Saiful Anwar Malang)

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

Penyangga Leher Penyelamat Nyawa Pasien

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

Manfaat dari penggunaan alat ini adalah : 1. Petugas : kinerja petugas menjadi mudah dan teratur sert meminimalkan kesalahan persiapan dan pelaksanaan pemasangan penyangga leher. 2. Pasien : terhindar dari resiko cidera tulang leher dan gagal nafas, meningkatkan kepuasan pasien dan keluarganya terhadap pelayanan rumah sakit.

1. Apa latar belakang masalah yang ingin dipecahkan dari inovasi ini? :

RSUD Dr. Saiful Anwar Malang (RSSA) merupakan rumah sakitbyang audahbterakreditasi dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dengan hasil paripurna. Dalam rangka pelayanannya RSSA selalu menjaga mutu pelayanan dengan Menciptakan beberapa program yang bertujuan memberikan pelayanan paripurna ( preventif, promotif,kuratif, rehabilitatif) untuk mencapai kepuasan dan keselamatan pasien, salah satunya adalah mengurangi angka kejadian kesakitan pasien-pasien trauma saat pemindahan dari brankart ke tempat tidur di Instalasi Gawat Darurat. Data tahun 2015 di RSSA menunjukkan 94 dari 169 kejadian pasien trauma yang tidakn erpasang penyangga leher sebelum dipindahkan dari brankart ke tempat tidur. Tidak terpasangnya penyangga leher akan berisiko mengalami gangguan sistem saraf pernafasan dan fungsi gerak pasien sehingga mangakibatkan penambahan biaya pembelian obat dan biaya perawatan. Strategi pelaksanaan inovasi meliputi membuat rencana perbaikan dengan membuat SOP pemindahan pasien dengan trauma leher dan membuat alat penyangga sendiri dengan harga yang lebih murah. Selanjutnya merancang alat yang disebut Pahe Lawas yaitu Penyangga Leher Penyelamat Nyawa Pasien.

 

Senin, 11:06

Judul Inovasi:

Pengembangan Perencanaan dengan E-Proposal

Kontak Person :

Dwi Susiati dari Dinas Perkebunan provinsi Jawa Timue

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

E-Proposal : Sistem perencanaan terpadudari bawah

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

Guna mencapai efektif dan efisiensi pada sistem perencanaan Pembangunan Perkebunang di Jawa Timur. Untuk memperlancar proses penyusunan dokumen perencanaan dari kab/kota.

 

Senin, 14:40

Judul Inovasi:

PPT JATIM BERBASIS RUMAH SAKIT

Kontak Person :

Dinas Pemberdayaan Perempua Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

Pusat Pelayanan Terpadu Jawa Timur Melayani Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Berbasis Rumah Sakit

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

1 memberikan layanan medis guna pemulihan trauma fisik maupun psikis perempian dan anak korban kekerasan 2. Memberikan layanan psikososial terhadap korban yang memerlukan konselor ataupun mediator dalam penanganan kasusnya 3. Membwrikan layanan hukum terhadap korban yang memerlukan konselor hukum pada kasus kekerasan yang dialami.

 

Senin, 18.50

Judul Inovasi:

PPID Sambang OPD

Kontak Person :

Ria Amalia Dinas KOMINFO Provinsi Jawa Timur

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

Informasi benar,komunikasi lancar

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

Memberikan konsultasi ke Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pembantu,terkait dengan pelayanan informasi publik sesuai dengan undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Memberikan pendampingan kepada PPID Pembantu,apabila terjadi sengketa informasi publik. Penerima manfaat adalah PPID Pembantu di masing-masing OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

1. Apa latar belakang masalah yang ingin dipecahkan dari inovasi ini? :

Keterbukaan informasi publik menjadi sebuah turntutan di era informasi,hal ini sejalan dengan diberlakukannya Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang mulai diberlakukan efektif sejak April 2010. Undang-undang ini mewajibkan badan publik pemerintah maupun non pemerintah untuk membentuk PPID. Yang tugas utamanya adalah memberikan pelayanan informasi publik kepada masyarakat atau kelompok (pemohon informasi). Dengan kondisi seperti itu,banyak pemohon informasi akan semakin mudah untuk mendapatkan informasi. Semakin meningkatnya jumlah permohonan informasi, maka akan terjadinya sengketa informasi. Maka dari itu, PPID Provinsi membentuk klinik PPID. Maka pendampingan itu sangat dibutuhkan. Dengan adanya klinik itu bisa meminimalkan adanya sengketa informasi.

2. Sebelum ada inovasi, bagaimana upaya untuk menyelesaikan masalah di atas? :

Sebelum adanya inovasi,Organisasi Perangkat Daerah (OPD) datang langsung ke PPID Provinsi Jawa Timur,jika ingin konsultasi terkait dengan permohonan informasi,maupun tentang sengketa informasi.

3. Bagaimana inovasi ini memecahkan masalah? :

Dari sisi waktu dan efektifitas ketepatan,karena Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak perlu lagi datang langsung ke PPID Utama. Karena dengan adanya inovasi ini, PPID Utamalah yang akan jemput bola mendatangi PPID Pembantu.

4. Pada aspek apa pendekatan baru tersebut dianggap inovatif (input, proses, output atau outcome)? :

Inovasi ini dibilang baru,karena sebelum ada inovasi,PPID Pembantu datang langsung ke PPID Utama. Sejak adanya inovasi ini, PPID Utama bisa memberikan dan mendekatkan pelayanan. Outputnya pelayanan jemput bola ke OPD. Outcomenya menekan tingkat sengketa informasi. Input ini merupakan inovasi yang baru, tidak pernah ada PPID Utama yang melakukan klinik jemput bola,karena selama ini yang ada,PPID Pembantu yang datang ke PPID Utama. Dasarnya bahwa yang melaksanakan PPID Pembantu itu struktural,sedangkan PPID hanya merupakan tugas tambahan. Biasanya disepelekan,sehingga sengketa informasi terjadi.

5. Bagaimana implementasi dari inovasi ini? :

PPID Utama memiliki sumber daya manusia yang paham Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Langkah-langkah utama implementasinya adalah ketika terjadi permasalahan di OPD, OPD memberikan informasi ke PPID Utama. PPID Utama langsung datang ke PPID Pembantu untuk menyelesaikan permasalahan. Jika terjadi sengketa informasi kita melakukan pendampingan.

6. Siapa saja pemangku kepentingan yang turut serta dalam pelaksanaan inovasi dan apa peran masing-masing? :

Pemangku kepentingan yang turut serta dalam pelaksanaan inovasi adalah PPID Utama adalah memberikan pendampingan PPID Pembantu. PPID Pembantu adalah penerima manfaat. Pemohon informasi adalah yang memohon informasi.

7. Apa saja sumberdaya yang digunakan untuk inovasi ini dan bagaimana cara memobilisasinya? :

Dari sumber daya manusia PPID utama dan PPID pembantu, untuk memobilisasinya diikat dengan standar operasional prosedur (SOP) yang mengatur tentang tata cara pelaksanaannya.

8. Apa perbaikan paling sukses yang dihasilkan dari inovasi? :

- Dari penataan tata kelola administrasi - Pelayanan Informasi -Penanganan sengketa informasi

9. Mekanisme apa yang Anda gunakan untuk memantau dan mengevaluasi inovasi? :

Melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala,yang dilakukan setiap rapat koordinasi PPID yang dilakukan setiap tiga (3) bulan sekali.

10. Apa kendala utama yang dihadapi selama pelaksanaan dan bagaimana mengatasinya? :

Jumlah sumber daya manusia yang memahami Undang- undang Keterbukaan Informasi Publik masih minim,dan cara mengatasinya dengan menambah personil PPID.

11. Apa saja yang dirasakan masyarakat setelah ada inovasi? :

- Masyarakat akan lebih mudah mendapatkan informasi publik -Terjadi peningkatan sumber daya manusia yang memahami Keterbukaan Informasi Publik

12. Apakah inovasi dapat direplikasi di daerah/lembaga lain? :

Pasti bisa,karena Keterbukaan Informasi Publik menjadi kewajiban bagi badan publik. Sarannya adalah diharapkan PPID Utama di Kabupaten/Kota bisa studi tiru terhadap program PPID sambang OPD. Prasyarat adalah sungguh - sungguh melaksanakan inovasi ini dengan benar.

13. Apa yang Anda pelajari dari proses? :

Proses adalah sesuatu yang harus menjadi acuan sebelum melaksanakan program. Harus dilalui dalam setiap pelaksanaan sebuah program.

14. Apa saja yang menjadi kunci sukses dari inovasi ini? :

Komitmen para pemangku kepentingan untuk melaksanakan inovasi dengan sungguh -sungguh.

 

Senin, 20:17

Judul Inovasi:

Proses perizinan online STR

Kontak Person :

Kurniati Millah Astri

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

Proses perizinan online sekali klik

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

Mengurus STR lebih mudah dan cepat Mengurus STR tanpa perlu mengantri

 

Senin, 22:02

Judul Inovasi:

Mesin Inovasi - Solusi Pengurai Kebingungan dalam Berinovasi

Kontak Person :

085655727878

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

Tidak ada kata tidak mungkin dalam berinovasi

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

Manfaat : 1. dapat memberikan tips dan trik dalam menyikapi masalah masalah pada proses pelayanan yang menunjukkan adanya ketidak-idealan dalam pelaksanaaannya, 2. Mengurai kebuntuan dalam menciptakan inovasi untuk menyelesaikan suatu masalah. Penerima manfaat : para calon inovator yang ingin dan berniat berinovasi menyelesaikan masalah dan para inovator yang ingin mendapat tambahan referensi dalam menjalankan inovasi nya.

1. Apa latar belakang masalah yang ingin dipecahkan dari inovasi ini? :

Dalam memecahkan masalah, para calon inovator sering mengalami keraguan dan ketidakjelasan dalam menjalani proses yang dia tempuh. Seakan tidak ada titik temu atau penyelesaian dalam masalah pelayanan publik. Sehingga menyebabkan keputusasan bagi para calon inovator. Jika hal itu terjadi, jelas masalah pada pelayanan publik tetap terjadi dan terus berlangsung. Inilah yang menyebabkan munculnya gagasan inovasi yang mampu membuat para calon inovator seakan tidak ada habisnya dalam menyelesaikan permasalahan inovasi. Dengan mesin inovasi, para calon inovator memiliki semangat baru untuk berinovasi

2. Sebelum ada inovasi, bagaimana upaya untuk menyelesaikan masalah di atas? :

Upaya yang dilakukan adalah konvensional alias mencoba dan terus mencoba. Sehingga bisa menyebabkan beberapa item seperti kelinci percobaan. Ada tenaga yang dihabiskan pada percobaan tertentu. Meski bisa memunculkan inovasi. Tetapi hal ini jelas mengulut ngulur waktu jika penanganan pada suatu masalah pelayanan publik dibutuhkan kecepatan, ketepatan dan keakuratan

3. Bagaimana inovasi ini memecahkan masalah? :

Mesin inovasi memberikan tips dan trik setiap penanganan masalah pada pelayanan publik. Calon inovator dapat mengolah ide dan gagasannya pada mesin inovasi untuk diuji coba seberapa besarkah prosentasi kesuksesan jika ide atau gagasan tersebut diterapkan.

4. Pada aspek apa pendekatan baru tersebut dianggap inovatif (input, proses, output atau outcome)? :

Input mesin inovator berasal dari ide atau gagasan para calon inovatot, proses mesin inovator mengolah dan menguji keakuratan hasil dari ide atau gagasan tersebut jika diterapkan, output mesin inovasi dapat memberikan saran dan gagasan baru untuk menyempurnakan inovasi tersebut

5. Bagaimana implementasi dari inovasi ini? :

Mesin inovasi dibangun oleh sebuah jaringan yang dibuat dan diuji oleh para pakar inovasi atau juri inovasi pada sebuah kompetisi. Mesin inovasi berbentuk wabsite dengan kapasitas maksimal sebagai penunjangnya.

6. Siapa saja pemangku kepentingan yang turut serta dalam pelaksanaan inovasi dan apa peran masing-masing? :

Tergantung tingkat penggunaan mesin inovasi, jika skala provinsi maka gubernur yang memiliki Tanggungjawab tertinggi, lembaga donor sebagai penguat jaringan, aparatur sipil sebagai penguna jaringan tersebut.

7. Apa saja sumberdaya yang digunakan untuk inovasi ini dan bagaimana cara memobilisasinya? :

Sumberdaya berupa teknologi informasi dan berbasis website dengan kapasitas maksimal dan cara mobilisasinya adalah dengan masuk di web mesin inovasi. www.misi.go.id

8. Apa perbaikan paling sukses yang dihasilkan dari inovasi? :

Mesin Inovasi ini mampu menguatkan emoasi para inovator untuk tidak menyerah dalam menyelesaikan permasalahan pelayanan publik dengan berbasis inovasi

9. Mekanisme apa yang Anda gunakan untuk memantau dan mengevaluasi inovasi? :

Mesin inovasi dipantau menggunakan admin induk yang terdiri dari tim ahli IT

10. Apa kendala utama yang dihadapi selama pelaksanaan dan bagaimana mengatasinya? :

Dibutuhkan para IT untuk membangun website ini, dan para ahli inovasi baik praktisi maupun akademis untuk membuat isi dari website tersebut

11. Apa saja yang dirasakan masyarakat setelah ada inovasi? :

Masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat tepat dan nyaman

12. Apakah inovasi dapat direplikasi di daerah/lembaga lain? :

Sangat mudah untuk direplikasi dengan menjadi user atau log in dari website mesin inovasi

13. Apa yang Anda pelajari dari proses? :

Melalui mesin inovasi ini saya berharap setiap kebuntuan dalam berinovasi segera terjawab solusi, tips dan trik dalam menyelesaikan permasalahan pelayanan publik

14. Apa saja yang menjadi kunci sukses dari inovasi ini? :

Kunci sukses adalah adanya semangat dalam berinovasi. Tanpa ada jiwa dan semangat maka mesin inovasi ini seperti kotak yang kosong.

 

Selasa, 07:41

Judul Inovasi:

Response Time Dumas

Kontak Person :

LH 082143502043

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

Tiada Hari Tanpa Penegakan Perda

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

Masyarakat dapat lebih cepat dan mudah melaporkan adanya pelanggaran perda serta mendapat tindak lanjut dalam waktu 24 jam

 

Selasa, 22:00

Judul Inovasi:

Meningkatkan Keakurasian Data Laporan Sistem Informasi Manajemen (SIM) di Rawat Jalan RSJ Menur Provinsi Jawa Timur sebesar 100% dalam waktu 3 Bulan

Kontak Person :

Yuta Swastanita (081357207850)

Gambarkan inovasi dengan satu kalimat slogan :

SIM Perkudara, Sistem Informasi Manajemen Percepatan dan Keakurasian Data Pelaporan

Manfaat dan penerima manfaat utama dari inovasi :

Manfaat dari Inovasi 1. Meningkatnya keakurasian data pelaporan / reporting Sistem Informasi Rumah Sakit di RSJ Menur. 2. Meningkatnya kecepatan ketersediaan laporan karena reporting tersedia setiap waktu sesaat sesudah pelayanan. 3. Meningkatnya ketersediaan bahan analisis bagi pengambil keputusan baik bagi RSJ Menur maupun pemangku kepentingan (OPD terkait, Biro Setdaprov Jatim, Bappeda, Dinas Kesehatan dan OPD lain), mengingat laporan terkoneksi dengan website RSJ Menur. 4. Tersedianya data laporan bagi pengguna informasi dari website RSJ Menur secara cepat, akurat. Penerima manfaat utama Karyawan RSJM (manejemen/ staf), mahasiswa pengguna laporan, OPD terkait (Biro Setdaprov Jatim, Bappeda, Dinkes dan OPD lain), pembaca website RSJM.

1. Apa latar belakang masalah yang ingin dipecahkan dari inovasi ini? :

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya Bagian Program mendapatkan permasalahan sebagai berikut : 1) Masih adanya usulan dari masing - masing unit yang terlambat dari tanggal yang ditentukan. 2) Masih adanya keterlambatan dalam ketersediaan data rekap. 3) Masih adanya data di SIM RS yang belum akurat 4) Masih seringnya evaluasi internal dilaksanakan tidak sesuai jadwal 5) Masih adanya keterlambatan dalam rekapitulasi data Sedangkan masalah yang paling utama yaitu Masih adanya data di SIM RS (reporting) yang belum akurat, sedangkan data digunakan oleh banyak pengguna, sehingga sebelum inovasi data SIM RS (Laporan) disamping menggunakan SIM RS juga menggunakan data manual. Oleh karena itu perlu dilakukan terobosan agar data SIM, dalam hal ini reporting lebih akurat sehingga lebih efesien.

2. Sebelum ada inovasi, bagaimana upaya untuk menyelesaikan masalah di atas? :

Mekanisme lama yang digunakan sebelum inovasi, yaitu reporting menggunakan data manual, sedangkan SIM RS digunakan hanya dalam sistem layanan pasien khususnya data Rekam Medik. SIM RS juga digunakan untuk sistem farmasi

3. Bagaimana inovasi ini memecahkan masalah? :

Inovasi ini berhasil mengatasi masalah yang sulit terpecahkan yaitu dibuktikan dengan adanya peningkatan akurasi data reporting SIM dari semula tingkat ketidakakurasian sebesar 56% menjadi akurat 100%. Inovasi ini dibatasi untuk reporting data SIM di Rawat Jalan. Sedangkan layanan lain yaitu IGD dan Rawat Inap dilakukan bertahap sesudahnya. Pendekatan yang dilakukan terkait aspek SDM dengan penunjukan petugas verifikator khusus, aspek standar layanan yaitu SOP verifikasi data dan aspek teknologi informasi yaitu upaya penyesuaian antara format laporan dan SIM RS

4. Pada aspek apa pendekatan baru tersebut dianggap inovatif (input, proses, output atau outcome)? :

Aspek yang benar - benar baru adalah dari SDM, selama ini di RSJ Menur belum ada tenaga khusus verifikator, sehingga kebenaran data sim (reporting) belum ada yang memverifikasi secara khusus, sejak SIM RSJ Menur dibangun Tahun 2007. Aspek lain yang juga baru yaitu SOP verifikasi kebenaran data reporting SIM belum ada. Sedangkan perubahan format, sebelumnya sudah pernah dilakukan namun belum berkesinambungan dan bukan hasil evaluasi rutin, tapi perubahan bersifat insidental.

5. Bagaimana implementasi dari inovasi ini? :

Langkah langka utama dari inovasi ini dengan urutan sesuai hasil uji korelasi dengan urutan sebagai berikut : 1. Menunjuk petugas verifikator khusus di 16 pelayanan rawat jalan antara lain Poli Gigi, Poli Gigi Jiwa, Poli Interna, Poli Jiwa Anak, Poli Jiwa Dewasa, Poli Jiwa Lansia, Poli Kulit dan Kelamin, Poli Napza, Poli Paru, Poli Psikiater, Poli Jiwa Remaja, Poli Psikolog Poli Saraf, Poli Umum, Poli VCT dan Instalasi Rawat Jalan 2. Menyusun SOP verifikasi data 3. Melakukan penyesuaian format SIM secara berkesinambungan dan berdasarkan hasil evaluasi. 4.Menyusun alur verifikasi data, dimana alur merupan bagian dari SOP. 5. Menyusun checklist verifikasi data, sehingga antar petugas verifikasi terdapat standar hasil yang sama. 6. Melakukan persamaan persepsi entri bagi petugas entri yaitu pengklasifikasian pasien dan layanan yang diambil, agar ada satu kata dalam entri data. 7. Refreshing entri data bagi petugas entri SIM RS, yaitu berupa pelatihan on the spot, yaitu di masing - masing tempat petugas entri

6. Siapa saja pemangku kepentingan yang turut serta dalam pelaksanaan inovasi dan apa peran masing-masing? :

Pemangku kepentingan yaitu RSJ Menur meliputi manajemen sebagai pengambil keputusan yang terkait standar layanan (SOP), dan penunjukan SDM. Disamping manajemen juga staf khsusnya petugas entri sebagai pengguna inovasi, sedangkan pihak swasta adalah vendor Infoglobal.

7. Apa saja sumberdaya yang digunakan untuk inovasi ini dan bagaimana cara memobilisasinya? :

Sumber daya yang digunakan yaitu tenaga kerja (sebagai verifikator), anggaran untuk perbaikan format dan refreshing bagi petugas. Strategi yang digunakan agar memastikan inovasi berkelanjutan yaitu adanya supervisor (Kepala Instalasi Rawat Jalan) yang memastikan bahwa inovasi tetap berjalan. Pendekatan lain yaitu melakukan evaluasi secara rutin untuk reporting data yang dilakukan oleh Subbag Evaluasi dan Pelaporan.

8. Apa perbaikan paling sukses yang dihasilkan dari inovasi? :

1. Perbaikan paling sukses yaitu meningkatnya keakurasian reporting SIM RS sampai 100% 2. Tersedianya data SIM (reporting) secara real time. 3. Efesiensi waktu (mengurang kegiatan rekap data) dan dana (semakin paperless)

9. Mekanisme apa yang Anda gunakan untuk memantau dan mengevaluasi inovasi? :

Mekanisme monitoring atau evaluasi yaitu adanya verifikator berlapis, yaitu dilakukan verfikasi ulang oleh atasan petugas khusus verifikator dan oleh subbag evapor

10. Apa kendala utama yang dihadapi selama pelaksanaan dan bagaimana mengatasinya? :

Kendala utama adalah adalah dari SDM, mengingat ini adalah hal baru, membiasakan adalah hal sulit. Cara mengatasinya adalah dengan reward and punishment

11. Apa saja yang dirasakan masyarakat setelah ada inovasi? :

1. Permintaan data reporting SIM RS tidak perlu lagi melalui prosedur permintaan data, tapi cukup dilihat melalui website 2. Kecepatan layanan pemenuhan permintaan data dari masyarakat yang meningkat

12. Apakah inovasi dapat direplikasi di daerah/lembaga lain? :

Inovasi dapat direplikasi di daerah lain

13. Apa yang Anda pelajari dari proses? :

1. Identifikasi masalah mudah karena masalah ini telah dirasakan cukup lama. 2. Mengembangkan ide inovasi mudah 3. Mencari dukungan anggaran sulit 4. Pelaksanaan inovasi sulit 5. Validasi data inovasi mudah 6. Konsolidasi inovasi mudah

14. Apa saja yang menjadi kunci sukses dari inovasi ini? :

1. Aspek dukungan manajemen 2. Aspek anggaran 3. Aspek teknologi


Komentar:
Tidak ada komentar.
Didukung oleh